Lagi asyik nabung buat upgrade konsol, eh malah muncul kabar yang bikin mikir ulang. PlayStation 5 resmi mengalami kenaikan harga di Indonesia mulai 1 Mei 2026. Info ini datang langsung dari Sony Interactive Entertainment lewat pengumuman resminya.
Yang bikin makin menarik, kenaikan ini bukan cuma kejadian di Indonesia. Negara lain di Asia Tenggara juga kena efek yang sama. Bahkan sebelumnya, beberapa pasar besar seperti Amerika Serikat dan Jepang sudah lebih dulu mengalami hal serupa.
Jadi ini bukan sekadar perubahan kecil di satu wilayah, tapi bagian dari gelombang penyesuaian global. Buat gamer, tentu saja dampaknya langsung terasa, terutama yang sudah lama mengincar PS5 tapi belum sempat beli.
Naik Cukup Signifikan
Per bulan Mei, harga PS5 di Indonesia bakalan mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Versi Digital Edition sekarang sudah hampir menyentuh angka 10 juta rupiah.
Sedangkan versi Disc Edition bahkan sudah tembus di atas 11 juta rupiah. Buat sebagian orang, angka ini jelas bikin rencana beli jadi harus dihitung ulang.
Kenaikan ini juga jadi momen pertama harga PS5 di Indonesia masuk ke level dua digit sejak awal rilis. Artinya, barrier untuk masuk ke ekosistem PlayStation makin tinggi.
Tidak sedikit yang akhirnya memilih untuk menunda dulu sambil lihat perkembangan ke depan.
Fenomena Global, Gak di Indo Aja
Jika dipikir-pikir, kenaikan harga PS5 ini memang bukantanpa alasan. Sony melakukan penyesuaian harga di banyak negara secara bertahap.
Negara-negara besar sudah lebih dulu merasakan dampaknya. Asia Tenggara hanya mengikuti tren yang sama beberapa waktu setelahnya.
Hal ini menunjukkan kalau keputusan ini sudah dirancang secara global, bukan sekadar respons terhadap kondisi pasar tertentu.
Jadi wajar kalau kenaikannya terasa serentak di berbagai wilayah.
Penyebabnya: Faktor Ekonomi
Dari penjelasan resmi yang disampaikan oleh Isabelle Tomatis, kondisi ekonomi global masih memberi tekanan cukup besar.
Ia menggambarkan bahwa biaya produksi, distribusi, hingga faktor lain ikut memengaruhi keputusan harga. Perusahaan pun perlu menyesuaikan agar bisnis tetap berjalan stabil.
Meski begitu, pihak Sony tetap menyadari bahwa keputusan ini punya dampak langsung ke konsumen. Makanya, prosesnya tidak diambil secara terburu-buru.
Semua sudah melalui pertimbangan panjang sebelum akhirnya diumumkan.
Aksesori Ikut Terdampak
Bukan cuma konsol utama, perangkat tambahan seperti PlayStation Portal juga ikut mengalami kenaikan harga.
Perangkat ini sekarang dibanderol jauh lebih tinggi dibanding sebelumnya. Selisihnya cukup terasa, apalagi buat yang sudah berencana beli.
Sayangnya, belum ada kepastian apakah aksesori lain juga bakal ikut naik. Jadi masih ada sedikit tanda tanya di kalangan gamer.
Dengan kondisi seperti ini, banyak orang mulai lebih selektif sebelum belanja. Tapi di sisi lain, minat terhadap PS5 masih kuat, jadi konsol ini tetap jadi incaran banyak gamer.