GTA VI Terancam Diblokir di Rusia, Ini Biang Keroknya

Grand Theft Auto VI jadi salah satu game yang paling ditunggu di tahun 2026. Selain karena nama besarnya, seri GTA memang punya basis penggemar super loyal di seluruh dunia. Tapi di tengah hype yang tinggi, muncul kabar kurang enak: GTA VI disebut-sebut berpotensi diblokir di Rusia. Lalu, apa sebenarnya yang bikin isu ini mencuat?

Dorongan Larangan dari Tokoh Publik Rusia

Kabar ini bermula dari pernyataan Mikhail Ivanov, Wakil Ketua World Russian People’s Council, yang sudah sejak lama mendorong pelarangan GTA VI, bahkan jauh sebelum game ini resmi dirilis. Ia menilai game open-world seperti GTA bisa menjadi sarana pengaruh yang berbahaya, terutama bagi generasi muda.

Menurut laporan media setempat, Ivanov menganggap larangan diperlukan untuk mencegah dampak negatif terhadap moral anak muda di Rusia. Ia juga menyoroti Rockstar Games sebagai pihak yang dinilai sengaja membiarkan konten yang dianggap tidak pantas masuk ke dalam game. Dalam pandangannya, konten semacam itu bisa merusak nilai-nilai sosial dan spiritual yang dijunjung tinggi di negaranya.

Seri GTA sendiri memang sudah lama dikenal dekat dengan kontroversi, mulai dari kekerasan, kriminalitas, sampai sindiran sosial yang tajam. Karena itu, wajar jika game ini sering jadi sasaran kritik di berbagai negara.

Konten Sensitif Jadi Sorotan Utama

Selain isu moral secara umum, ada satu hal spesifik yang jadi perhatian Ivanov, yaitu rencana kemunculan adegan yang menampilkan penari telanjang laki-laki di GTA VI. Ia menilai hal tersebut sebagai pelanggaran terhadap norma dasar dan nilai tradisional yang berlaku di Rusia.

Bagi penggemar GTA, konten dewasa bukanlah hal baru. Seri ini memang dikenal berani dan satir, bahkan dulu sempat memicu kontroversi besar lewat mini-game “Hot Coffee” di GTA: San Andreas. Jadi, jika GTA VI kembali memuat konten yang dianggap vulgar, reaksi keras dari kelompok konservatif sebenarnya bukan hal yang mengejutkan.

Siapa yang Punya Wewenang Memblokir?

Meski desakan sudah disuarakan, World Russian People’s Council sejatinya tidak punya kuasa hukum untuk langsung memblokir game apa pun. Keputusan resmi soal pemblokiran konten digital berada di tangan Roskomnadzor, lembaga pemerintah Rusia yang mengelola daftar materi ekstremis dan konten terlarang.

Namun, Ivanov tetap mendesak agar Rockstar mempertimbangkan merilis versi khusus GTA VI untuk pasar Rusia, dengan konten yang sudah disesuaikan dengan aturan dan nilai setempat. Tujuannya jelas, agar game tersebut tidak sampai masuk daftar blokir.

Untuk saat ini, status GTA VI di Rusia masih sebatas wacana dan tekanan politik, belum menjadi keputusan resmi. Tapi jika polemik ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin akses pemain di Rusia terhadap GTA VI benar-benar terancam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© Copyright 2026 Gamezola - Informasi game harian
Powered by WordPress | Mercury Theme