Kabar mengejutkan datang dari dunia gaming, Rusia resmi memblokir akses Roblox. Padahal platform ini terkenal sebagai tempat anak-anak dan remaja berkreativitas, bermain, dan bahkan belajar coding. Namun pemerintah Rusia punya alasan tersendiri di balik keputusan besar ini.
Kenapa Roblox Diblokir di Rusia?
Pemblokiran ini diumumkan oleh Roskomnadzor, lembaga pemerintah Rusia yang mengawasi komunikasi, teknologi informasi, dan media massa. Mereka menilai Roblox mengandung konten ekstremis dan propaganda LGBT yang dianggap tidak sesuai dengan aturan dan nilai moral negara tersebut.
Menurut Roskomnadzor, banyak konten di Roblox yang dinilai tidak pantas untuk anak-anak. Karena game ini berbasis komunitas dan memungkinkan pengguna membuat game mereka sendiri, pengawasan kontennya dianggap sulit. Pemerintah takut hal tersebut bisa berdampak buruk pada perkembangan moral serta spiritual anak-anak di Rusia.
Pengumuman dibuat hari Rabu, dan sejak saat itu, akses Roblox dilaporkan sudah tidak bisa digunakan di negara tersebut. Para pemain pun langsung merasakan dampaknya.
Pihak Roblox Berikan Tanggapan Soal Pemblokiran di Rusia
Setelah kabar pemblokiran menyebar, Roblox Corporation akhirnya memberikan pernyataan resmi. Melalui email, juru bicara Roblox mengatakan bahwa perusahaan menghormati hukum dan peraturan di setiap negara. Namun mereka tidak memberikan rincian lebih jauh tentang langkah lanjutan atau kemungkinan negosiasi dengan pemerintah Rusia.
Sikap ini sejalan dengan kebijakan Roblox sebelumnya yang selalu menyesuaikan diri dengan regulasi negara tempat platformnya beroperasi. Namun tetap saja, banyak pengguna di Rusia yang kecewa karena kreatifitas dan aktivitas bermain mereka langsung terhenti.
Dampak Pemblokiran Roblox bagi Pemain di Rusia
Untuk banyak anak dan remaja, Roblox bukan hanya sekadar game. Platform ini menjadi tempat untuk:
- Bersosialisasi dengan teman
- Belajar untuk membuat game dari nol
- Menjelajahi dunia kreatif buatan komunitas
Pemblokiran ini tentu membuat banyak pemain kehilangan ruang hiburan dan ekspresi mereka. Sebagian bahkan menggunakan Roblox untuk belajar dasar-dasar pengembangan game yang bisa berguna di masa depan.
Untuk sekarang, belum ada tanda-tanda akses Roblox akan kembali dibuka di Rusia. Di negara lain, platform ini tetap berjalan seperti biasa. Kasus ini menunjukkan bahwa peraturan digital setiap negara bisa sangat berbeda dan berpengaruh besar pada dunia gaming secara global.