Ubisoft lagi-lagi bikin heboh. Kali ini bukan karena trailer baru, tapi gara-gara pernyataan dari salah satu produser Assassin’s Creed yang menyebut AC Shadows sebagai game level “AAAA”. Bukan cuma AAA, tapi naik satu tingkat lagi. Nggak heran kalau fans langsung pasang ekspektasi tinggi dan mulai ngebayangin game ini bakal segede dan seambisius apa.
Apa Sih Maksudnya Game AAAA?
Dalam dunia game, istilah AAA biasanya dipakai buat game dengan budget besar, tim besar, dan kualitas produksi tinggi. Nah, ketika AC Shadows disebut sebagai AAAA, banyak yang menafsirkan kalau Ubisoft pengin menegaskan bahwa proyek ini lebih besar, lebih mahal, dan lebih kompleks dari game Assassin’s Creed sebelumnya.
Produsernya menyiratkan bahwa AC Shadows dikembangkan dengan skala yang jauh lebih luas, baik dari sisi dunia game, sistem gameplay, sampai detail visual. Jadi bukan sekadar ganti latar Jepang feodal, tapi juga membawa peningkatan besar di hampir semua aspek.
Dunia Jepang Feodal yang Lebih Hidup
Salah satu daya tarik utama AC Shadows tentu saja setting Jepang feodal yang sudah lama diminta fans. Ubisoft disebut ingin bikin dunia yang benar-benar terasa hidup, dengan perubahan cuaca, siklus siang-malam yang berpengaruh ke gameplay, serta aktivitas NPC yang lebih realistis.
Lingkungan nggak cuma jadi pajangan, tapi ikut memengaruhi cara pemain menyusup, bertarung, dan menjelajah. Dari hutan bambu sampai kota yang ramai, semuanya dirancang supaya pemain merasa benar-benar jadi bagian dari dunia tersebut.
Dua Karakter, Dua Gaya Main
AC Shadows juga bakal menghadirkan dua karakter utama dengan gaya bermain yang berbeda. Satu fokus ke stealth khas assassin, sementara yang lain lebih ke pertarungan terbuka dan kekuatan fisik. Konsep ini bikin pemain bisa menyesuaikan pendekatan sesuai situasi dan gaya favorit masing-masing.
Dengan sistem ini, misi yang sama bisa diselesaikan dengan cara yang berbeda, bikin replay value makin tinggi. Ubisoft ingin pemain merasa punya kebebasan lebih dalam menentukan strategi, bukan sekadar mengikuti satu jalur saja.
Kenapa Klaim AAAA Bikin Deg-degan?
Di satu sisi, label AAAA bikin fans makin penasaran dan excited. Tapi di sisi lain, klaim sebesar ini juga bikin tekanan ke Ubisoft makin gede. Soalnya, kalau hasil akhirnya nggak sesuai ekspektasi, kekecewaan bisa jadi lebih besar dari biasanya.
Apalagi beberapa proyek besar Ubisoft sebelumnya sempat dikritik karena bug, konten repetitif, atau janji yang terlalu muluk. Jadi wajar kalau sekarang banyak fans yang berharap Ubisoft benar-benar belajar dari pengalaman.
Harapan Tinggi, Tapi Tetap Perlu Realistis
AC Shadows jelas diposisikan sebagai proyek ambisius yang jadi andalan Ubisoft ke depan. Dengan dunia besar, sistem karakter ganda, dan pendekatan gameplay yang lebih fleksibel, game ini punya potensi buat jadi salah satu seri Assassin’s Creed paling segar.
Tapi pada akhirnya, semua klaim baru bisa dibuktikan saat gamenya benar-benar rilis dan dimainkan langsung. Untuk sekarang, fans cuma bisa berharap label AAAA itu bukan sekadar gimmick, tapi benar-benar tercermin di kualitas gameplay, cerita, serta pengalaman bermain secara keseluruhan.
Kalau semua janji itu terpenuhi, AC Shadows bisa jadi bukti bahwa Assassin’s Creed masih sanggup berevolusi dan tetap relevan di generasi game modern.