Jika Sukses, Crimson Desert Berpotensi Punya Mode Multiplayer

Crimson Desert sedang jadi perbincangan hangat di kalangan gamer global. Game besutan Pearl Abyss ini mencuri perhatian karena dunia open-world yang disebut-sebut sangat luas dan penuh aktivitas. Banyak yang membandingkan skalanya dengan Red Dead Redemption 2 dan The Elder Scrolls V: Skyrim, bahkan ada yang menyebut ukurannya bisa jauh lebih besar. Eksplorasi, pertarungan epik, hingga quest dinamis jadi daya tarik utama yang bikin hype terus naik.

Namun di balik dunia yang masif itu, ada satu pertanyaan yang masih bikin penasaran: apakah game ini nantinya bakal punya mode multiplayer?

Dunia Super Luas yang Bikin Hype

Salah satu alasan Crimson Desert begitu dinanti adalah ambisinya menghadirkan dunia yang terasa hidup. Map yang luas bukan cuma pajangan, tapi diisi berbagai aktivitas dan interaksi yang membuat pemain betah berlama-lama menjelajah.

Konsep open-world yang ditawarkan disebut lebih dinamis, dengan detail lingkungan dan sistem pertarungan yang dirancang realistis namun tetap sinematik. Tak heran jika banyak pemain berharap game ini bisa jadi standar baru untuk genre action RPG.

Multiplayer Masih Tunggu Respons Pasar

Dalam laporan keuangan kuartal keempat 2025, Pearl Abyss mengungkapkan bahwa arah pengembangan setelah rilis akan sangat bergantung pada respons pasar. Jika penjualan dan penerimaan gamer memenuhi ekspektasi, perusahaan telah menyiapkan opsi untuk menghadirkan konten tambahan.

Konten tersebut bukan hanya DLC, tetapi juga kemungkinan hadirnya mode multiplayer. Dengan kata lain, fitur bermain bersama teman belum benar-benar ditutup, hanya saja belum menjadi prioritas utama saat ini.

Keputusan ini menunjukkan bahwa developer ingin melihat dulu seberapa besar antusiasme pasar sebelum memperluas fitur game.

Awalnya MMO Kini ke Single Player

Menariknya, Crimson Desert awalnya dirancang sebagai game MMO. Tapi dalam perjalanannya, rencana itu berganti menjadi pengalaman single-player yang lebih fokus pada cerita dan eksplorasi solo.

Beberapa tahun terakhir, pembahasan tentang multiplayer memang jarang terdengar. Hal ini sempat memunculkan asumsi bahwa fitur tersebut dibatalkan. Namun dari informasi terbaru, terlihat bahwa rencana itu sebenarnya hanya ditunda.

Strategi ini memberi ruang bagi tim pengembang untuk memastikan kualitas mode single-player benar-benar solid sebelum menambahkan fitur lain.

Pengembangan Lama karena Bangun Engine Sendiri

Lamanya proses pengembangan Crimson Desert juga sempat jadi sorotan. Pearl Abyss menjelaskan bahwa mereka mengembangkan game ini bersamaan dengan pembuatan BlackSpace Engine.

Menggarap engine dan game sekaligus tentu memakan waktu lebih lama. Namun kini teknologinya sudah siap, dan perusahaan optimistis proyek berikutnya bisa dikembangkan lebih cepat.

Selain Crimson Desert, Pearl Abyss juga tengah menyiapkan proyek lain seperti DokeV dan Plan 8. Dengan fondasi teknologi yang lebih matang, masa depan studio ini terlihat semakin menjanjikan.

Pada akhirnya, apakah Crimson Desert akan punya mode multiplayer atau tidak sangat bergantung pada kesuksesan saat rilis nanti. Jika respons pasar positif, peluang untuk bermain bareng teman di dunia luasnya tentu makin terbuka lebar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© Copyright 2026 Gamezola - Informasi game harian
Powered by WordPress | Mercury Theme