Makin Ngeri, Resident Evil Requiem Hadirkan Zombie dengan Sisa Ingatan

Kehadiran kembali Leon Kennedy memang langsung jadi sorotan utama di Resident Evil Requiem. Tapi ternyata, bukan cuma karakter ikonik itu saja yang disiapkan Capcom buat bikin pemain terpaku. Game ini juga bakal membawa konsep zombie baru yang beda dari seri-seri sebelumnya.

Capcom sepertinya ingin mengubah cara pemain memandang musuh. Kalau dulu zombie identik dengan jalan sempoyongan tanpa arah, kini situasinya jauh lebih tidak terduga.

Zombie Masih Ingat Kehidupan Lamanya

Sutradara Resident Evil Requiem, Koshi Nakanishi, menjelaskan bahwa zombie di game ini tidak sepenuhnya “kosong”. Beberapa dari mereka masih menyimpan potongan ingatan dan kebiasaan saat masih hidup.

Artinya, pemain tidak lagi bisa menebak pola gerak musuh dengan mudah. Kalau biasanya zombie cuma berjalan mendekat dan menyerang, sekarang mereka bisa melakukan hal-hal yang terasa lebih “manusiawi” sebelum berubah menjadi ancaman.

Inilah yang bikin unsur horor terasa lebih kuat. Ketidakpastian soal apa yang akan dilakukan musuh jadi faktor utama yang bikin pemain terus waspada.

Banyak Korban yang Baru Berubah Jadi Zombie

Menariknya lagi, cerita di Resident Evil Requiem akan menampilkan banyak korban yang baru saja terinfeksi. Mereka belum sepenuhnya kehilangan sisi manusia, tapi tubuhnya sudah berubah jadi mayat hidup.

Hal ini memberi nuansa tragis sekaligus menyeramkan. Pemain bukan hanya melawan monster, tapi juga melihat sisa-sisa kehidupan yang masih melekat pada tubuh para zombie.

Konsep ini bikin suasana terasa lebih gelap dan emosional, karena pemain akan dihadapkan pada kondisi yang lebih realistis dan menyentuh secara psikologis.

Cuplikan Gameplay Tunjukkan Perilaku Aneh Zombie

Dalam video showcase terbaru berdurasi hampir 13 menit, Capcom sempat menampilkan contoh zombie yang masih melakukan aktivitas seperti saat mereka hidup. Ada adegan di mana zombie terlihat masih “bekerja” di dapur layaknya seorang koki.

Pemandangan seperti ini jelas bikin merinding, karena musuh tidak lagi sekadar berdiri dan mengejar pemain, tapi seolah masih menjalani rutinitas lama sebelum akhirnya menyerang.

Showcase tersebut juga memperlihatkan perbedaan gaya bermain antara karakter Grace Ashcroft dan Leon, yang membuat gameplay terasa lebih variatif.

Horor Lebih Psikologis, Bukan Cuma Jump Scare

Dengan konsep zombie yang masih menyimpan perilaku lama, Resident Evil Requiem tampaknya ingin menggeser fokus horor ke arah psikologis. Bukan cuma kaget karena musuh muncul tiba-tiba, tapi juga karena suasana yang tidak nyaman dan penuh tanda tanya.

Pemain dipaksa berpikir dua kali sebelum mendekat, karena tidak pernah tahu kapan zombie akan berubah agresif.

Resident Evil Requiem Bakal Rilis Bulan Februari

Resident Evil Requiem dijadwalkan bakal rilis pada 27 Februari mendatang dan akan tersedia untuk PC, PlayStation 5, Xbox Series X|S, serta Nintendo Switch 2.

Dengan konsep baru ini, Resident Evil Requiem terlihat siap membawa pengalaman horor yang lebih segar, emosional, dan tentunya bikin pemain makin tegang di setiap sudut ruangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© Copyright 2026 Gamezola - Informasi game harian
Powered by WordPress | Mercury Theme