Kabar kurang sedap datang dari dunia game, khususnya buat penggemar Batman. Kelanjutan dari Batman: Arkham Shadow dikabarkan berada di situasi yang tidak menentu. Proyek sekuel yang sebelumnya ramai diperbincangkan kini disebut-sebut berpotensi tidak dilanjutkan, dan salah satu faktor yang disorot adalah gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di internal Meta.
Proyek Masih Abu-abu, Status Pengembangan Tak Jelas
Sejak dirilis, Batman: Arkham Shadow berhasil menarik perhatian karena menghadirkan pengalaman Batman dalam format virtual reality yang cukup ambisius. Banyak fans berharap kisahnya bakal diteruskan lewat seri lanjutan. Sayangnya, sampai awal 2026 ini, belum ada tanda-tanda kuat bahwa proyek sekuel benar-benar masuk tahap produksi aktif.
Beberapa sumber industri menyebutkan bahwa kelanjutan game ini tidak masuk dalam prioritas utama Meta saat ini. Fokus perusahaan kabarnya lebih diarahkan ke efisiensi bisnis dan restrukturisasi tim pengembang, bukan ke proyek game berskala besar.
PHK Meta Diduga Ikut Mengganggu Jalannya Produksi
Meta sendiri memang sedang melakukan pengurangan karyawan di berbagai divisi. Dampaknya ikut terasa di sektor pengembangan konten VR, termasuk studio-studio yang sebelumnya terlibat dalam proyek Arkham Shadow. Ketika jumlah tenaga pengembang berkurang, otomatis banyak proyek yang harus diseleksi ulang, mana yang dianggap paling strategis untuk dilanjutkan.
Situasi ini membuat peluang sekuel jadi semakin kecil, apalagi jika biaya produksi dianggap tidak sebanding dengan target pasar perangkat VR yang masih tergolong niche.
Harapan Fans Masih Ada, Tapi Realistis Dulu
Meski kabarnya kurang menggembirakan, pintu belum sepenuhnya tertutup. Di industri game, proyek yang sempat tertunda masih bisa dihidupkan kembali jika kondisi bisnis membaik atau ada mitra baru yang masuk.
Namun untuk saat ini, para penggemar disarankan tidak terlalu berharap dalam waktu dekat. Fokus Meta yang sedang bergeser membuat kelanjutan cerita Batman versi VR ini berada di posisi yang cukup rawan.
Nasib Game VR di Tengah Perubahan Strategi
Kasus Arkham Shadow juga menggambarkan tantangan besar industri game VR. Biaya tinggi, pasar terbatas, dan perubahan arah bisnis perusahaan besar membuat banyak proyek berisiko dihentikan sebelum berkembang lebih jauh.
Kalau pun sekuelnya batal, bukan berarti semesta Batman berhenti di dunia game. Hanya saja, untuk versi VR-nya, masa depannya kini terlihat jauh lebih tidak pasti.