Kalau bicara soal Assassin’s Creed favorit fans, nama Black Flag hampir selalu masuk daftar teratas. Jadi wajar kalau remake-nya langsung bikin hype begitu Ubisoft pertama kali mengumumkannya beberapa bulan lalu.
Penantian itu akhirnya selesai setelah Assassin’s Creed Black Flag Resynced resmi meluncur pada 9 Juli kemarin. Dan hasilnya? Angka pemainnya langsung bikin Ubisoft bisa tersenyum lebar.
Di sisi lain, peluncuran game ini juga tidak sepenuhnya mulus. Meski ramai dimainkan, Black Flag Resynced sempat dihajar review negatif dari para pemain Steam.
Baru Rilis, Langsung Tembus 2 Juta Kopi
Antusiasme pemain ternyata bukan sekadar ramai di media sosial saja. Ubisoft mengungkapkan kalau Black Flag Resynced berhasil terjual lebih dari dua juta kopi dalam waktu singkat.
Tidak berhenti sampai di situ, jumlah pemain bersamaan di Steam juga sempat menyentuh angka 104 ribu pemain lebih saat akhir pekan kemarin.
Angka tersebut jelas bukan pencapaian kecil, apalagi untuk remake dari game yang pertama kali rilis lebih dari satu dekade lalu.
Menariknya lagi, jumlah pemain ini masih punya peluang untuk terus bertambah dalam beberapa minggu ke depan.
Ramai Dimainkan, Tapi Banyak yang Protes
Walaupun berhasil menarik banyak pemain sejak hari pertama, perjalanan Black Flag Resynced ternyata tidak sepenuhnya mulus. Kolom review di Steam bahkan sempat dipenuhi berbagai komentar kurang puas dari komunitas.
Masalah yang paling sering menjadi pembahasan adalah adegan sinematik yang hanya berjalan di 30 FPS. Ubisoft sendiri telah memberikan penjelasan bahwa hal tersebut terjadi karena kendala teknis dan sedang masuk proses perbaikan.
Bukan cuma itu, sebagian pemain juga mengalami game yang mendadak tertutup sendiri setelah sesi bermain cukup lama. Keharusan menghubungkan game dengan Ubisoft Connect pun ikut menambah daftar keluhan dari komunitas.
Beberapa penggemar lama juga menyayangkan absennya sejumlah fitur yang sebelumnya tersedia di Black Flag versi original. Akibatnya, tidak sedikit pemain yang merasa remake ini kehilangan beberapa elemen yang dulu menjadi daya tarik utamanya.
DLC dan Fitur Hilang Jadi Sorotan
Tidak sedikit pemain yang mempertanyakan keputusan Ubisoft terkait konten tambahan di dalam game.
Pasalnya, jika seluruh DLC dibeli, total harganya bahkan bisa lebih mahal dibanding harga game utamanya sendiri.
Situasi ini sempat membuat rating Black Flag Resynced turun hingga menyentuh status Mostly Negative di Steam.
Meski begitu, kondisi tersebut ternyata tidak bertahan terlalu lama.
Perlahan Bangkit dan Mulai Dapat Review Positif
Seiring waktu berjalan dan berbagai perbaikan mulai dilakukan, suasana di komunitas perlahan mulai berubah.
Status ulasan yang sebelumnya berada di Mostly Negative sempat naik ke Mixed dan kini berhasil mencapai Mostly Positive.
Melihat jumlah pemain yang masih tinggi dan respons komunitas yang mulai membaik, Black Flag Resynced tampaknya masih punya perjalanan yang panjang di Steam. Sekarang tinggal menunggu apakah Ubisoft mampu menjaga momentum tersebut lewat update berikutnya.